Jepang menjadi salah satu destinasi wisata internasional favorit karena menawarkan perpaduan antara budaya tradisional, kota modern, pemandangan alam, hingga kuliner yang menarik. Dalam satu perjalanan, wisatawan dapat menikmati suasana metropolitan Tokyo, mengunjungi kuil bersejarah di Kyoto, menikmati kuliner Osaka, hingga melihat keindahan Gunung Fuji.
Banyaknya pilihan destinasi terkadang membuat wisatawan yang baru pertama kali berkunjung bingung menentukan tempat yang harus masuk ke dalam itinerary.
Jika Anda sedang merencanakan liburan ke Negeri Sakura, berikut 15 tempat wisata di Jepang yang wajib dikunjungi dan dapat menjadi inspirasi untuk menyusun perjalanan Anda.
1. Gunung Fuji
Belum lengkap rasanya membicarakan tempat wisata di Jepang tanpa memasukkan Gunung Fuji.
Gunung tertinggi di Jepang ini merupakan salah satu ikon paling terkenal negara tersebut. Bentuknya yang khas dengan puncak bersalju menjadikannya destinasi favorit wisatawan sekaligus objek fotografi yang populer.
Ada berbagai lokasi untuk menikmati pemandangan Gunung Fuji, salah satunya kawasan Fuji Five Lakes atau Fujigoko.
Di kawasan sekitar Gunung Fuji, wisatawan dapat menikmati:
- Pemandangan alam
- Danau
- Spot fotografi
- Onsen
- Aktivitas outdoor
- Pemandangan bunga musiman
Waktu dan kondisi cuaca sangat memengaruhi visibilitas Gunung Fuji. Karena itu, sebaiknya sisakan fleksibilitas dalam itinerary jika melihat Fuji menjadi salah satu tujuan utama perjalanan Anda.
Lokasi: Prefektur Yamanashi dan Shizuoka
Cocok untuk: wisata alam, fotografi, pasangan, keluarga
2. Shibuya Crossing, Tokyo
Shibuya Crossing menjadi salah satu simbol kehidupan modern Tokyo.
Persimpangan ini terkenal dengan banyaknya pejalan kaki yang menyeberang dari berbagai arah secara bersamaan ketika lampu kendaraan berhenti.
Kawasan Shibuya juga dipenuhi pusat perbelanjaan, restoran, kafe, serta berbagai tempat hiburan.
Tidak jauh dari persimpangan, wisatawan juga dapat menemukan patung Hachiko yang menjadi salah satu titik pertemuan terkenal di Tokyo.
Shibuya sangat cocok dikunjungi bagi wisatawan yang ingin merasakan energi kota Tokyo yang modern dan dinamis.
Lokasi: Shibuya, Tokyo
Cocok untuk: wisata kota, belanja, kuliner, fotografi
3. Senso-ji, Tokyo
Senso-ji merupakan salah satu kuil Buddha paling terkenal di Tokyo.
Terletak di kawasan Asakusa, kuil ini memiliki suasana yang berbeda dibandingkan kawasan modern seperti Shibuya dan Shinjuku.
Salah satu bagian yang paling terkenal adalah Kaminarimon atau Thunder Gate dengan lentera merah besar yang menjadi ikon kawasan Asakusa.
Setelah melewati gerbang tersebut, wisatawan dapat berjalan menyusuri Nakamise Shopping Street yang dipenuhi toko suvenir dan jajanan tradisional Jepang.
Senso-ji cocok masuk itinerary bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi tradisional Tokyo tanpa harus meninggalkan pusat kota.
Lokasi: Asakusa, Tokyo
Cocok untuk: budaya, sejarah, kuliner, belanja suvenir
4. Tokyo Skytree
Bagi Anda yang ingin melihat Tokyo dari ketinggian, Tokyo Skytree dapat menjadi salah satu destinasi yang menarik.
Menara ini memiliki observation deck yang menawarkan panorama luas Tokyo dan kawasan sekitarnya.
Dalam kondisi cuaca yang mendukung, wisatawan bahkan dapat melihat pemandangan hingga ke arah Gunung Fuji.
Kawasan Tokyo Skytree juga memiliki pusat perbelanjaan dan berbagai fasilitas hiburan sehingga dapat dikombinasikan dengan aktivitas lainnya dalam satu kunjungan.
Lokasi: Sumida, Tokyo
Cocok untuk: keluarga, pasangan, city view, fotografi
5. Meiji Jingu, Tokyo
Di tengah kesibukan Tokyo terdapat kawasan hijau yang tenang bernama Meiji Jingu.
Kuil Shinto ini dikelilingi kawasan hutan yang memberikan suasana berbeda dari pusat perbelanjaan dan gedung tinggi Tokyo.
Meiji Jingu juga berada dekat dengan Harajuku dan Omotesando sehingga cukup mudah dimasukkan ke dalam itinerary satu hari.
Anda dapat menggabungkan kunjungan:
Meiji Jingu → Harajuku → Omotesando → Shibuya
Rute tersebut cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati perpaduan budaya tradisional dan kehidupan modern Tokyo.
Lokasi: Shibuya, Tokyo
Cocok untuk: budaya, wisata santai, fotografi
6. Fushimi Inari Taisha, Kyoto
Fushimi Inari Taisha merupakan salah satu tempat wisata di Kyoto yang paling mudah dikenali.
Destinasi ini terkenal dengan ribuan gerbang torii berwarna merah yang membentuk jalur menuju kawasan Gunung Inari.
Berjalan di antara deretan torii memberikan pengalaman yang unik sekaligus menjadi salah satu spot fotografi paling populer di Jepang.
Jika ingin menikmati suasana yang relatif lebih tenang, wisatawan dapat mempertimbangkan datang lebih awal.
Lokasi: Kyoto
Cocok untuk: budaya, fotografi, wisata sejarah
7. Kiyomizu-dera, Kyoto
Kiyomizu-dera merupakan kuil bersejarah yang menjadi salah satu ikon Kyoto.
Kompleks kuil ini berada di kawasan perbukitan sehingga menawarkan pemandangan kota dan alam di sekitarnya.
Kawasan sekitar Kiyomizu-dera juga menarik untuk dijelajahi.
Wisatawan dapat berjalan melalui jalan-jalan tradisional seperti Sannenzaka dan Ninenzaka yang dipenuhi toko, kafe, dan bangunan bergaya Jepang.
Destinasi ini semakin menarik ketika dikunjungi pada musim semi maupun musim gugur.
Lokasi: Kyoto
Cocok untuk: budaya, sejarah, fotografi
8. Arashiyama Bamboo Grove, Kyoto
Arashiyama terkenal dengan jalur yang dikelilingi batang-batang bambu tinggi.
Berjalan melalui Bamboo Grove memberikan suasana yang berbeda dari pusat kota Kyoto.
Selain hutan bambu, kawasan Arashiyama juga memiliki berbagai destinasi lain seperti jembatan Togetsukyo, kuil, taman, dan kawasan sungai.
Karena itu, sebaiknya sediakan waktu setidaknya beberapa jam untuk menjelajahi kawasan Arashiyama secara lebih santai.
Lokasi: Arashiyama, Kyoto
Cocok untuk: wisata alam, pasangan, keluarga, fotografi
9. Kinkaku-ji, Kyoto
Kinkaku-ji atau Golden Pavilion terkenal dengan bangunan berwarna emas yang berada di tepi kolam.
Pantulan bangunan pada permukaan air menjadikannya salah satu pemandangan yang paling mudah dikenali dari Kyoto.
Kinkaku-ji dapat menjadi pilihan menarik untuk wisatawan yang ingin melihat arsitektur tradisional Jepang sekaligus menikmati taman yang tertata rapi.
Lokasi: Kyoto
Cocok untuk: budaya, sejarah, fotografi
10. Dotonbori, Osaka
Jika Kyoto terkenal dengan kuil dan bangunan tradisional, Osaka memiliki daya tarik berbeda melalui kuliner dan hiburannya.
Salah satu kawasan yang wajib dikunjungi adalah Dotonbori.
Kawasan ini terkenal dengan papan reklame besar, lampu neon, restoran, dan suasana yang ramai terutama pada malam hari.
Beberapa makanan yang dapat dicoba ketika berada di Osaka antara lain:
- Takoyaki
- Okonomiyaki
- Kushikatsu
- Ramen
- Berbagai street food Jepang
Dotonbori cocok dikunjungi pada sore hingga malam hari ketika kawasan mulai dipenuhi cahaya papan reklame.
Lokasi: Osaka
Cocok untuk: kuliner, wisata malam, belanja, fotografi
11. Osaka Castle
Osaka Castle merupakan salah satu landmark sejarah paling terkenal di Osaka.
Bangunan kastel dengan arsitektur khas Jepang dikelilingi taman luas yang menarik untuk dikunjungi sepanjang tahun.
Ketika musim bunga sakura tiba, kawasan taman di sekitar Osaka Castle menjadi salah satu lokasi populer untuk menikmati pemandangan bunga.
Destinasi ini dapat dikombinasikan dengan kunjungan ke Dotonbori atau kawasan pusat Osaka dalam itinerary satu hari.
Lokasi: Osaka
Cocok untuk: sejarah, keluarga, fotografi
12. Nara Park
Tidak jauh dari Kyoto dan Osaka terdapat Nara Park yang terkenal dengan rusa-rusa yang berkeliaran di kawasan taman.
Pengunjung dapat melihat rusa dari dekat sambil menjelajahi berbagai tempat bersejarah di sekitarnya.
Salah satu destinasi terkenal di kawasan Nara adalah Todai-ji.
Karena aksesnya relatif mudah dari Kyoto maupun Osaka, Nara sering dijadikan pilihan day trip dalam perjalanan wisata Jepang.
Contoh rutenya:
Osaka → Nara → Osaka
atau
Kyoto → Nara → Osaka
Dengan demikian, wisatawan tidak selalu harus menginap di Nara.
Lokasi: Nara
Cocok untuk: keluarga, budaya, wisata alam
13. Shirakawa-go
Shirakawa-go menawarkan pengalaman yang sangat berbeda dibandingkan Tokyo, Kyoto, maupun Osaka.
Kawasan ini terkenal dengan rumah tradisional bergaya gassho-zukuri yang memiliki atap curam.
Pemandangan desa menjadi semakin menarik ketika musim dingin karena kawasan dapat tertutup salju.
Shirakawa-go cocok bagi wisatawan yang ingin melihat suasana pedesaan tradisional Jepang.
Karena lokasinya tidak berada di jalur utama Tokyo–Kyoto–Osaka, perjalanan menuju Shirakawa-go perlu direncanakan dengan baik.
Lokasi: Prefektur Gifu
Cocok untuk: budaya, alam, fotografi
14. Hiroshima Peace Memorial Park
Hiroshima Peace Memorial Park menjadi salah satu destinasi bersejarah penting di Jepang.
Kawasan ini dibangun untuk mengenang peristiwa bom atom Hiroshima dan menyampaikan pesan mengenai perdamaian.
Salah satu landmark yang paling dikenal adalah Atomic Bomb Dome.
Wisatawan juga dapat mengunjungi museum dan berbagai monumen di kawasan tersebut untuk memahami sejarah Hiroshima secara lebih mendalam.
Kunjungan ke Hiroshima menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda karena tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga memberikan perspektif mengenai sejarah.
Lokasi: Hiroshima
Cocok untuk: sejarah, edukasi, wisata budaya
15. Miyajima dan Itsukushima Shrine
Tidak jauh dari Hiroshima terdapat Pulau Miyajima yang terkenal dengan Itsukushima Shrine.
Salah satu ikon utamanya adalah gerbang torii yang berada di area laut dan memberikan pemandangan berbeda sesuai kondisi pasang surut.
Pulau Miyajima juga menawarkan suasana santai dengan kawasan pejalan kaki, toko suvenir, makanan lokal, dan pemandangan alam.
Destinasi ini dapat dikombinasikan dengan Hiroshima dalam satu rangkaian perjalanan.
Contohnya:
Hiroshima → Miyajima → Hiroshima
Jika memiliki waktu perjalanan yang lebih panjang, Hiroshima dan Miyajima dapat menjadi tambahan menarik setelah mengunjungi Tokyo, Kyoto, dan Osaka.
Lokasi: Hiroshima
Cocok untuk: budaya, alam, pasangan, keluarga
Tempat Wisata di Jepang untuk Pemula, Mana yang Sebaiknya Dikunjungi?
Jika baru pertama kali ke Jepang, Anda tidak harus mengunjungi seluruh destinasi dalam satu perjalanan.
Terlalu banyak berpindah kota justru dapat membuat perjalanan terasa melelahkan dan meningkatkan biaya transportasi.
Untuk perjalanan pertama sekitar 7–10 hari, kombinasi yang cukup populer adalah:
Tokyo → Kyoto → Osaka
Tokyo menawarkan pengalaman kota modern, Kyoto menghadirkan budaya tradisional Jepang, sedangkan Osaka terkenal dengan kuliner dan suasana kotanya.
Anda kemudian dapat menambahkan destinasi lain berdasarkan durasi perjalanan.
Misalnya:
Tokyo → Gunung Fuji → Kyoto → Osaka
atau:
Tokyo → Kyoto → Nara → Osaka
Jika memiliki waktu lebih panjang:
Tokyo → Gunung Fuji → Kyoto → Nara → Osaka → Hiroshima → Miyajima
Rute perjalanan sebaiknya tetap disesuaikan dengan minat, anggaran, dan jumlah hari yang tersedia.
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Jepang?
Jepang dapat dikunjungi sepanjang tahun karena setiap musim memberikan pengalaman berbeda.
Musim Semi
Musim semi menjadi salah satu periode populer karena identik dengan bunga sakura.
Cuaca yang relatif nyaman juga membuat periode ini menarik untuk aktivitas outdoor.
Namun, periode populer biasanya memiliki permintaan wisata yang tinggi sehingga tiket pesawat dan akomodasi sebaiknya direncanakan lebih awal.
Musim Panas
Musim panas menawarkan berbagai festival dan kegiatan musiman.
Namun, suhu dan kelembapan dapat cukup tinggi di beberapa wilayah sehingga persiapan pakaian dan aktivitas perlu disesuaikan.
Musim Gugur
Musim gugur terkenal dengan perubahan warna dedaunan menjadi merah, jingga, dan kuning.
Kyoto dan berbagai kawasan alam menjadi destinasi menarik pada periode ini.
Musim Dingin
Musim dingin cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati salju, ski, onsen, atau suasana Jepang yang berbeda.
Hokkaido, kawasan pegunungan, serta Shirakawa-go menjadi beberapa pilihan populer untuk pengalaman musim dingin.
Dengan demikian, waktu terbaik mengunjungi Jepang bergantung pada pengalaman yang ingin Anda dapatkan.
Tips Menyusun Itinerary Wisata Jepang
Banyaknya tempat wisata di Jepang dapat membuat wisatawan ingin memasukkan terlalu banyak destinasi ke dalam satu perjalanan.
Agar perjalanan tetap nyaman, pertimbangkan beberapa hal berikut:
- Kelompokkan destinasi berdasarkan kota atau wilayah.
- Hindari berpindah hotel terlalu sering.
- Periksa waktu perjalanan antarkota.
- Sisakan waktu untuk beristirahat.
- Perhatikan jam operasional destinasi.
- Pesan atraksi populer lebih awal jika diperlukan.
- Sesuaikan itinerary dengan musim.
- Hitung biaya transportasi antarkota.
- Tentukan destinasi prioritas.
- Sisakan sedikit waktu fleksibel dalam jadwal.
Sebagai contoh, ketika berada di Kyoto, kunjungan ke Fushimi Inari, Kiyomizu-dera, Arashiyama, dan Kinkaku-ji sebaiknya dibagi berdasarkan lokasi dan waktu perjalanan, bukan dipaksakan dalam waktu yang terlalu singkat.
Itinerary yang baik bukan itinerary dengan destinasi paling banyak, tetapi itinerary yang membuat perjalanan tetap nyaman dan efisien.
Persiapan Sebelum Liburan ke Jepang
Selain menentukan tempat wisata, ada beberapa hal penting yang sebaiknya dipersiapkan sebelum berangkat ke Jepang.
Pastikan Anda memeriksa:
- Paspor
- Ketentuan visa atau izin masuk yang berlaku
- Tiket pesawat
- Hotel
- Asuransi perjalanan
- Transportasi antarkota
- Internet atau SIM/eSIM
- Metode pembayaran
- Perkiraan cuaca
- Pakaian sesuai musim
- Reservasi atraksi jika diperlukan
- Itinerary perjalanan
Persiapan tersebut menjadi semakin penting jika Anda bepergian bersama keluarga atau rombongan.
Jelajahi Jepang Lebih Praktis Bersama Theta Jaya
Tokyo, Kyoto, Osaka, Gunung Fuji hingga Hiroshima menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda dan menarik untuk dijelajahi.
Namun, merencanakan perjalanan Jepang juga membutuhkan persiapan yang matang, terutama jika Anda ingin mengunjungi beberapa kota sekaligus.
Mulai dari memilih penerbangan, menentukan hotel, menyusun itinerary, hingga mengatur transportasi antarkota perlu disesuaikan agar waktu perjalanan dapat digunakan secara lebih efisien.
Theta Jaya siap membantu kebutuhan perjalanan Anda ke Jepang maupun destinasi internasional lainnya.
Layanan perjalanan dapat mencakup:
- Pemesanan tiket perjalanan
- Reservasi hotel
- Penyusunan perjalanan
- Group travel
- Corporate travel
- Incentive trip
- Transportasi
- Kebutuhan perjalanan lainnya
Dengan perencanaan yang lebih terstruktur, Anda dapat menikmati perjalanan tanpa harus mengatur setiap kebutuhan secara terpisah.
Rencanakan Liburan ke Jepang Bersama Theta Jaya
Ingin mengunjungi Tokyo, melihat Gunung Fuji, menikmati budaya Kyoto, hingga menjelajahi kuliner Osaka dalam satu perjalanan?
Konsultasikan rencana perjalanan Jepang Anda bersama Theta Jaya.
Dapatkan solusi perjalanan yang disesuaikan dengan kebutuhan, durasi, dan rencana perjalanan Anda.
Kunjungi website resmi Theta Jaya untuk mulai merencanakan perjalanan Anda ke Jepang.